30 Januari, 2009

TETAP MENUNGGU

Di sini telah ku tulis berjuta rencana dan sketsa perjalanan tentang kita
namun cerita selalu ta pernah sempurna
takdir belum memberikan waktu untuk kita bersatu selamanya
ta apalah
karena ku tau kau sedang menata halaman kita
membangun pondasi agar kelak kokoh dalam rumah tangga
jiwa, raga, dan harta

calon imamku
aku tetap menunggu
menanti waktu dimana engkau membawaku
melangkah di halaman kita menuju pintu yang akan memberikan kehalalan untuk kita
bersatu berdua.. selamanya..
dunia dan akhirat
semoga Allah senantiasa melindungi dan memberkahimu
hijauku, calon imamku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar