Lelah menikam hati untuk keluarkan teguran sapa dan sesimpul senyum
Ada di depan mata membuat gugup ta bernyawa
Kemana berani berlari hingga ta ada interaksi
Lelah menikam hati kala kaki pergi tinggalkan apa yang direncana
Kenapa keberanian mesti bersembunyi?
Dengan tulisan, kata berjingkrak penuh kebebasan
Saat pandangan mata mulai beradu, kata itu diam.. diam.. dan diam.
Yang ada hanya ingin segera menghilang dari apa yang di hadapi.
Sebuah kata saja sulit diungkap
Ah, rasa memang ta bisa berbohong
Rasa itu membuat biasa menjadi ta biasa
Rasa itu membuat hati beda, b.e.d.a..
Read more / Selengkapnya...
31 Januari, 2009
BEDA
Arti Putih
Teman, putih itu tetap warna
Yang bersih, yang suci, yang murni..
Aku ta pernah mengabaikanmu
Kau memang warna dalam kehidupanku
Putih.. Kita tetap teman kan?
Read more / Selengkapnya...
30 Januari, 2009
TETAP MENUNGGU
Di sini telah ku tulis berjuta rencana dan sketsa perjalanan tentang kita
namun cerita selalu ta pernah sempurna
takdir belum memberikan waktu untuk kita bersatu selamanya
ta apalah
karena ku tau kau sedang menata halaman kita
membangun pondasi agar kelak kokoh dalam rumah tangga
jiwa, raga, dan harta
calon imamku
aku tetap menunggu
menanti waktu dimana engkau membawaku
melangkah di halaman kita menuju pintu yang akan memberikan kehalalan untuk kita
bersatu berdua.. selamanya..
dunia dan akhirat
semoga Allah senantiasa melindungi dan memberkahimu
hijauku, calon imamku
Read more / Selengkapnya...
PESAN UNTUK SANG PUTIH
ragamu ta ku lihat lagi
namun sketsa lisanmu
kerap hadir lewat ponselku.
kata-katamu terasa sedikit kecut
benarkah atau ini hanya prasangka?
mungkinkah di hatimu masih terbersit rasa kecewa?
mungkinkah di hatimu masih menyisakan amarah?
atau..
engkau masih menyimpan rasa yang dulu?
ah.. ini hanya kira-kira dan dugaku saja
harapku
engkau sudah menemukan bahagiamu
dengan senyuman
dengan rasa cinta
Read more / Selengkapnya...
29 Januari, 2009
DOA UNTUK HIJAUKU
Teruntuk… kau yang ku cinta
Perjalanan umur yang sekejap ini kuharap semoga diberkahi..
Lembar hari yang terisi...
Semoga selalu terisi dengan rasa syukur...
Cinta... dan keikhlasan..
Hingga suatu saat...
jika puisi ini tiba di penghujung katanya...
Aku akan menemukanmu tersenyum…bahagia...
Ijinkan aku mengucapkan terimakasih yang tulus kepadamu…
atas semua perhatian...
cinta dan kasih sayang yang kau berikan…
ku mohon pula maafkan smua khilaf dari ku…
Bagiku…
cinta dan kasih sayang adalah harta dan kekuatan terbesar dari kehidupan.
Ketika banyak ketulusan dicabut dari hati manusia...
Kau hadir dengan senyum dan cinta, dan selalu menerima hati dan diriku..
Kau sepenuhnya membuatku bahagia…
Terima kasih Hijau...
Read more / Selengkapnya...
TEDUHNYA HIJAU
Anginku membawa terbang resah
hijauku teduhkan lagi hati
kejauhan selalu menyulutkan api
namun kau selalu kembali
membawa pelangi
Kau... Anginku... Hijauku... Pelangiku...
Read more / Selengkapnya...
HIJAUKU DEMAM BERDARAH
KETIKA RAGANYA TA SERIANG BIASA
SAAT SAYUP MATANYA LEMAH MENATAP
KU BALAS IA DENGAN SENYUMAN
MELAGUKAN BAHASA KALBU DALAM KEBISUAN
DAN SAAT ITU KEMBALI KU TAHU…
AKU SANGAT SAYANG KAMU…
HIJAUKU...
Read more / Selengkapnya...
TANYA TENTANG HIJAU
GUYURAN HUJAN MENGIRINGI SUNYI MALAM
GEMERICIKNYA MEMBAWAKU PADA ANGAN YANG TERBANG
MELINTASI MEMORI-MEMORI YANG TERJADI
MENAPAKI HATI YANG RINDU
BENARKAH IA TAKDIRKU?
DI BEBANI USIA YANG TA LAZIM
AKU KEMBALI TAK YAKIN…
KAPAN AKU BISA BERLABUH DENGANNYA?
BENARKAN AKU AKAN BERLABUH DENGANNYA?
Read more / Selengkapnya...
HIJAU YANG INDAH
Tampaknya cinta itu memang indah
Tatkala api itu teredam tanah
Dan darah tak bergejolak galak…
Cinta itu akan indah saat kata “saling” termakna dalam lisan, laku, dan rasa.
bukan sekedar sapa,
Read more / Selengkapnya...
KETIKA HATI TERBAGI…
LELAH TERKUBUR DALAM RASA BERSALAH
KETIKA DIA YANG LALU TAK JUA BERLALU
RAGA MELINTAS, MEMANG TERKADANG
DIKIRIM ANGIN KABARNYA SELALU TERDENGAR
AKU ADA DI PERSIMPANGAN
PETUNJUK ARAH MENJADI KEBINGUNGAN
MENAPAKI KE DEPAN, TERTAHAN BAYANGAN BELAKANG
SUDAH BERKALI MEYAKINKAN
TAK JUA BAYANG PERGI…
MENGARWAHI SEPASANG YANG TLAH BERIKAT JANJI
HAPUSKAN DIA TUHAN…
Read more / Selengkapnya...
DI ATAS SEPEDA ANGSA
Kau hibur aku dengan kata, tenangkan aku dalam sorot mata
gelakkan tawaku diatas sepeda angsa
Hapuskan sedihku, tegarkan jiwaku, redamkan tangisku
Kau ada saat aku tersakiti, saat aku menangis
Kau ada ketika aku butuh bersandar
Terima kasih hijau
Untuk semua dan angsa..
Read more / Selengkapnya...
