Ta ada atap yang bocor memang..
Kasur ini cukup empuk, tersedia selimut
juga bantal dan guling untuk menopang badan..
Namun jiwaku seperti ta tertidur,
merasa ini bukan milikku
aku hanya menumpang hidup
Ta sebebas di rumah yang ta sebagus ini
puluhan tapak kaki berseliweran
datang.. pergi.. dan datang lagi..
ah, andai ini ta disini
dan terbangun hanya oleh penghuninya sendiri
ta apa ta sebagus ini
yang ku ingin hanya kenyamanan
namun belum ku dapatkan itu.
yang ku bisa hanya mencoba membuang egoku
demi imamku.. demi pernikahan ini..
semoga aku bisa terus bertahan.
19 Oktober, 2009
Seperti Menumpang Hidup
By
aidasa
di
16.45
