Dulu aku merasa sepi dengan kesendirian
maka kini aku merasa ditemani oleh kesendirian.
Kesendirian bagiku sudah menjadi jinak
sedangkan pengasingan ini bagiku adalah teman.
Kejauhanku bukan kejauhan dari pandangan.
Aku ingin kembali ketika kembali itu tidak kembali,
maka disini.. aku sepi..
Ta usah berbagi seperti yang tlah kau bagi
bagiku tempat berbagi itu sepi.
Tiada yang pernah mengerti selain sepi,
maka...
sahabat sejati itu bernama...
sepi...
11 Januari, 2009
Sahabat Sejati itu bernama.. SEPI
By
aidasa
di
03.49
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

puisi ini bagus bgt, ku rasa sepi mang jadi teman yang terbaik...tapi terkadang sepi juga menyakitkan
BalasHapusada solusi gak???
itu yang kurasakan sekarang
hmmm... kesepian ya neng??? cuma bisa bilang 1 hal... pd akhirnya kesepian itu akan membunuh diri kita sendiri, so jangan jadikan dia as ur bestfriend... Only God, we put in trust... okay????
BalasHapus