11 Januari, 2009

Sahabat Sejati itu bernama.. SEPI

Dulu aku merasa sepi dengan kesendirian
maka kini aku merasa ditemani oleh kesendirian.
Kesendirian bagiku sudah menjadi jinak
sedangkan pengasingan ini bagiku adalah teman.

Kejauhanku bukan kejauhan dari pandangan.
Aku ingin kembali ketika kembali itu tidak kembali,
maka disini.. aku sepi..

Ta usah berbagi seperti yang tlah kau bagi
bagiku tempat berbagi itu sepi.

Tiada yang pernah mengerti selain sepi,
maka...
sahabat sejati itu bernama...
sepi...

2 komentar:

  1. puisi ini bagus bgt, ku rasa sepi mang jadi teman yang terbaik...tapi terkadang sepi juga menyakitkan

    ada solusi gak???

    itu yang kurasakan sekarang

    BalasHapus
  2. hmmm... kesepian ya neng??? cuma bisa bilang 1 hal... pd akhirnya kesepian itu akan membunuh diri kita sendiri, so jangan jadikan dia as ur bestfriend... Only God, we put in trust... okay????

    BalasHapus